Search :
Selamat Datang di website resmi Kantor SAR Mataram


Cuaca


Suhu Min : °
Suhu Max : °
Kelembapan Min : %
Kelembapan Max : %
cuaca


Suhu Min : °
Suhu Max : °
Kelembapan Min : %
Kelembapan Max : %

Stay Connected

Visitor Counter
Hari Ini
: 3
Kemarin
: 13
Minggu Ini
: 26
Minggu Lalu
: 4437
Bulan Ini
: 149
Bulan Lalu
: 168
Total
: 4463

DUA PENYELAM YANG HILANG DI PERAIRAN GILITRAWANGAN DITEMUKAN DALAM KEADAAN SELAMAT

NTB  – Rabu 25/09/13 pukul 16.30 Wita Kantor SAR Mataram menerima laporan dari Kapolsek Senggigi bahwa terjadi musibah 2 (dua) orang hilang di perairan Gili trawangan kabupaten Lombok Utara – NTB berdasarkan laporannya korban hilang pada saat melakukan diving atau penyelaman disekitar  perairan Gili tersebut.









Kepala Kasubsi Operasi bpk Nanang Sigit PH, SIP, M.si  langsung mengerahkan personil Kantor SAR Mataram untuk menindak lanjuti laporan tersebut kemudian berkoordinasi dengan pihak owner dari Frogy Dive. Menurut keterangan dari Mr. Gium pemilik agent diving tersebut bahwa kedua korban melakukan diving bersama dengan dirinya dan rekannya yang lain namun secara terpisah beberapa meter dari kedua korban , yang salah satu dari korban adalah seorang wanita a.n Julie Galuchot (32) WNA Prancis yang merupakan konsumennya sedangkan satunya lagi laki laki a.n sofy Hidayat (36) WNI asal Lombok yang merupakan intruktur diving dari Frogi Dive, mereka melakukan diving sekitar pukul 10.00 wita dan semestinya naik kepermukaan pukul 11. 00 wita namun hingga satu jam kemudian mereka belum ada tanda tanda naik sehingga dari pihak frogy dive mencurigai mereka terseret arus, dari pihak Frogy Dive lansung melakukan pencarian dengan bantuan rekannya yang lain mnggunakan speed Boat bahkan perusahaan ini meminta bantuan helicopter dari Bali Air untuk melakukan pencarian, namun pencarian yang dilakukan selama 3 jam lebih itu tidak membuahkan hasil sampai akhirnya laporan tersebut diteruskan kepihak Kepolisian dan Kantotr SAR Mataram
Pukul 21.00 wita RB 220 Kantor SAR Mataram diberangkatkan menuju TKP untuk melakukan pencaria namun hasil Nihil, kemudian dilanjutkan kembali pencarian besok paginya bersama SAR gabungan dari beberapa instansi yaitu dari Kepolisian,TNI AL ,KPLP, Nelayan dan warga setempat.  Pada pukul 08.30 tiba –tiba kerabat korban yang kebetulan berada di posko SAR menerima telpon dari korban bahwa mereka terdampar di pulau Nusa penida  - Bali dan dalam keadaan selamat,  untuk menindak lanjuti informasi tersebut Tim SAR segera berkoordinasi dengan pihak KPLP Nusa Penida untuk memastikan bahwa benar adanya dua orang yang terdampar di pulau itu. Setelah dinyataan benar dan mereka dalam kedaan selamat dari pihak KPLP diminta mengkoordinasikan agar kedua korban tersebut dimonitor untuk naik kapal penyeberangan menuju Padang Bay Bali kemudian dari padang bay menggunakan Fast Boat Marina Srikandi 11 menuju pelabuhan Senggigi beach dimana kedua keluarga korba dan kerabat beserta Tim SAR gabungan sedang menunggu kedatangan korban di pelabuhan tersebut. Kemudian hingga pukul 14.15 Wita akhirnya korban tiba di pantai senggigi dengan selamat. Menurut keterangan korban mereka terseret arus dan terapung dilautan yang luas yaitu selat lombok selama berjam – jam dan bemalam dilaut dengan mengapung menggunakan tabung selam yang kosong dan BCD yang berisi udara yang merupakan bagian dari peralatan selam mereka. Selanjutnya a.n nama Kepala Kantor SAR Mataram bapak Nanang Sigit PH, SIP, M.si selaku Kasubsi Operasi SAR menutup operasi SAR tersebut (Cakra)

 

 

 

Related :